Jumat, 07 Desember 2012

MAKALAH SURVEY (PSIKOLOGI)


KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kehadiran Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah Psikologi yang berjudul “Metode Penelitian Riwayat Kasus” ini tepat pada waktunya meski dalam bentuk yang sederhana.
Makalah  ini ditulis dari hasil penyusunan data – data sekunder yang penulis peroleh dari buku panduan serta informasi dari media massa. Tak lupa penulis mengucapkan terimakasih pada dosen pengajar atas bimbingan dan arahan dalam penulisan makalah ini. Juga kepada rekan – rekan mahasiswa yang telah mendukung sehingga dapat diselesaikannya makalah  ini.
Kami mengharapkan dengan membaca makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, dalam hal ini dapat menambah pengetahuan, khususnya bagi penulis. Kami sadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna maka kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca demi perbaikan menuju arah yang lebih baik. 


Kamis,11 Oktober 2012

Penyusun

BAB I
Latar Belakang
Ditinjau dari segi Ilmu Bahasa, Psikologi berasal dari perkataan Psyche (Jiwa) dan Logos (Ilmu/Ilmu Pengetahuan). Jadi Psikologi diartikan sebagai Ilmu Pengetahuan tentang jiwa atau disingkat jadi Ilmu Jiwa.
Pengertian Psikologi Menurut Para Ahli :
  1. Menurut Wundt (Iih. Devidoff, 1981) Psikologi itu Merupakan Ilmu tentang kesadaran manusia ( the science of human consciousness).
  2. Menurut Kulpe yang dimaksud psikologi adalah ilmu mengenai fakta-fakta dari pengalaman yang bergantung pada pengalaman pribadi.
  3. Menurut William James psikologi merupakan ilmu tentang mental life, mencakup baik fenomenanya maupun kondisinya.
  4. Menurut Woodworth dan Marquis (1957) mengajukan pendapat bahwa Psikologi Merupakan Ilmu tentang Aktivitas-aktivitas individu
  5. Menurut Branca (1964) Psikologi adalah Ilmu tentang Prilaku (dalam bukunya yang berjudul Psychology: The science of Behaviour).
  6. Senada dengan Branca, Morgan, dkk.(1984:4) mengatakan bahwa Psychology is the science of human and animal behavior. Namun penerapan dari ilmu itu adalah pada manusia.
  7. Sartain, dkk. (1976:19) menyatakan bahwa Psikologi itu merupakan the science of human behavior. Tetapi  para ahli psikologi ini juga mempelajari prilaku hewan dan dari hasil penelitian tersebut mungkin dapat berguna untuk mengerti tentang keadaan manusia.
Dari semua pendapat para ahli tersebut, pengertian psikologi berbeda-beda tergantung cara pandang tiap individu. Oleh karena itu perlu adanya suatu kesepakatan mengenai pengertian psikologi, dengan menggunakan suatu metode survey,dimana metode survey tersebut adalah salah satu dari lima metode yang digunakan dalam psikologi.  Metode tersebut digunakan dengan cara mengumpulkan data baik berupa informasi, pendapat atau karakteristik dari sekelompok responden yang representative terhadap penelitian tersebut.  Untuk itu dalam makalah ini kami akan membahas tentang metode survey.

BAB II.
PEMBAHASAN
Survey
Penelitian berasal dari kata “research” yang berarti penelitian. Dimana research itu sendiri berasal dari kata re” (kembali) &“search “ (riset) dengan demikian research adalah mencari kembali.

Penelitian Survey
Jenis penelitian dengan cara mengumpulkan data baik berupa informasi, pendapat atau karakteristik dari sekelompok responden yang representative terhadap penelitian tersebut

Tujuan penelitian survey
1)      Menghasilkan deskripsi beberapa aspek dari populasi dan memerlukan informasi dari subjek yang di pelajari.
2) Mencari informasi faktual secara mendetail yang sedang menggejala
3) Mengidentifikasi masalah-masalah, dan
4) Mengetahui hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang yang menjadi sasaran dan
    penelitian dalam meme­cah­kan masalah

Teknik survey
1.      Mengumpulkan jawaban dari pertanyaan standart
2.      Random sampling
3.      Analisis statistic dari representasi jawaban survey

Tipe-tipe survey
1.      Deskriptif  :
Penelitian deskriptif adalah suatu bentuk penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada, Fenomena disajikan secara apa adanya hasil penelitiannya diuraikan secara jelas dan gamblang tanpa manipulasi oleh karena itu penelitian ini tidak adanya suatu hipotesis
2.      Analisis     : Menentukan variable yang relevan dan bagaimana mereka berhubungan secara hipotesis.

Alat survey
1.      Questioner : Dalam penggunaan alat ini, penelitian akan banyak
 mendapatkan data secara faktual.
2.      Yes – No question atau skala dikotomus adalah pertanyaan dengan pilihan jawaban hanya terdiri dari 2 pilihan. Contoh: Apakah anda sudah menikah? Ya atau Tidak
3.      Forced choice adalah pertanyaan yang memaksa kita untuk menjawab walaupun pilihannya tidak begitu sesuai dengan keadaan kita (jadi, kita memilih pilihan yang paling mendekati dengan keadaan kita). Contoh: Saat berlibur saya lebih suka pergi ke pantai atau mall
4.      Pilihan ganda adalah pertanyaan dimana responden dapat memilih jawaban sesuai dengan pilihan yang tersedia. Contoh : saya berstatus sebagai a. single b. bertunangan c.menikah
5.      Open ended question adalah pertanyaan dimana responden dapat menjawab pertanyaannya dengan kalimatnya sendiri, jawaban responden terbuka. Contoh : bagaimana pendapat anda tentang fakultas psikologi ?
6.      Skala (Likert-type scale)   :Dalam penggunaan alat ini, jawaban dari subjek akan lebih bersifat konseptual sesuai dengan self-concept masing-masing individu, adanya peran interpretasi dalam menjawab pertanyaan.
Bertujuan untuk mengetahui ciri-ciri atau karakteristik sesuatu hal
berdasarkan suatu ukuran tertentu sehingga dapat dibedakan.
Contoh: Bagaimana menurut anda mengenai jadwal kuliah yang akan di padatkan?
7.      Tes                                     : Dalam penggunaan alat ini, pertanyaan yang di ajukan sudah memiliki standardisasi dan norma yang berlaku terhadap jenis tes yang di gunakan sebagai alat tes.
1.      Achievement test: Tes mengenai kemampuan kita terhadap pengetahuaan umum, biasa di sebut tes prestasi.
2.      Aptitude test: Tes yang memberikan informasi tentang potensi seseorang, biasa di sebut tes kemampuan atau ability test.
3.      Personality test

Macam-macam data    : (Nominal, Ordinal, Interval, Ratio)
1.      Nominal    : digunakan untuk mengklasifikasikan informasi atau data. Contoh : Pemberian kode tanpa makna pada pekerjaan, misal: guru di berikode 1, karyawan kode 2, buruh kode 3.

2.      Ordinal      : digunakan untuk mengklasifikasikan serta memiliki tingkatan. Tipe data ordinal lebih tinggi dari nominal, karena mampu untuk membentuk tingkatan. Contoh: pengklasifikan data subjek berdasarkan kelompok tinggi badan, misal: yang memiliki tinggi badan 50-100 cm masuk ke dalam kategori kelompok A, 101-150 kategori kelompok B, 151-200 kategori kelompok C.
3.      Interval      : ciri khasnya selain mampu memiliki kemampuan mengklasifikasikan dan membentuk tingkatan adalah tidak adanya nilai nol mutlak (angka nol yang digunakan bukan berarti tidak ada).
Contoh: IQ atau Thermometer, angka 0 (nol) untuk thermometer memiliki makna yang sangat berpengaruh
4.      Rasio         : memiliki kemampuan dari ketiga tipe data sebelumnya dan angka nol dianggap mutlak.
Contoh : Penghasilan pegawai 0 (berarti pegawai itu tidak menerima uang sedikitpun).

Langkah-langkah dalam melakukan penelitian survey:
1.      Menentukan permasalahan
mencari masalah apa yg akan di angkat. Bisa melalui observasi, pengalaman atau melalui bantuan media. Dalam perumusan masalah dapat dijelaskan definisi, asumsi, dan lingkup yang menjadi batasan penelitian. Uraian perumusan masalah tidak harus dalam bentuk pertanyaan.
misalnya: Yang kita ketahui mahasiswa psikologi lebih senang ke kantin bonbin daripada ke kantin psikologi.Pertanyaannya: Mengapa mahasiswa psikologi kurang berminat untuk ke kantin psikologi?
2.      Hipotesis
Adalah menebak secara ilmiah dan logis tentang pemecahan suatu masalah penelitia Atau Dugaan sementara yang memerlukan jawaban secara ilmiah .
3.      Menentukan tujuan penelitian
Penetapan tujuan survai dilakukan dalam rangka menunjukkan fokus perhatian dan upaya yang akan dilakukan.
4.      Menentukan tipe survey
Mempertimbangkan tipe, ruang lingkup dan karakteristik komunitas. Peneliti perlu memahami secara mendalam tentang tipe, ruang lingkup dan karakteristik komunitas. Hal ini diperlukan  sebagai pertimbangan peneliti dalam rangka mengatasi masalah yang menyangkut personil, keuangan, perlengkapan, akomo­dasi, dan sebagainya.
5.      Sample design
Menyeleksi personil yang akan dilibatkan dalam kegiatan survei. Personil yang akan dilibatkan dalam kegiatan survai perlu diseleksi sesuai dengan tingkat kepakaran yang dimilikinya, misalnya kemam­puan dan pengalaman mereka mengenai teknik survai,  penguasaan teknik pengumpulan data dari lokasi survai melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan sebagainya.
6.      Menentukan besarnya sample
Jumlah sample yang sesuai dengan penelitian yang telah  mencerminkan seluruh populasi (sample harus sesuai dengan permasalahan yang akan di teliti)
7.      Membuat pertanyaan dan memilih alat tes apa yang akan di gunakan
8.      Menentukan bentuk ‘data collection’ sesuai definisi konseptual alat penelitian
Pengumpulan data dapat dilakukan dengan teknik:
§  Questionare: Terstruktur         : Sudah tersedia jawabannya
 Tidak terstruktur        : Responden mengemukakan   
                                jawaban secara bebas.
§  Observasi        : Peneliti ikut langsung ke lokasi penelitian dan terlibat dalam group penelitian.
§  Wawancara     : Peneliti mewawancarai langsung responden ( bertemu langsung )
9.      Memproses data
Dari perumusan masalah, hipotesis, dan data sample di kaitkan menjadi satu sehingga menghasilkan data
10.  Melakukan analysis data
Mengkaji data dari hasil memproses data sebelumnya


11.  Pembahasan hasil
Menarik kesimpulan dari penelitian yang telah di lakukan dan sudah dapat menjawab hipotesis yang telah di buat tadi.
Kelebihan dan Kekurangan Metode Survey Penelitian
v  Kelebihan Metode Survey
1.     (+)Biasanya melibatkan sejumlah besar orang sehingga dapat digeneralisasi hasilnya
2.    (+)Dapat digunakan berbagai teknik pengumpulan data seperti angket, wawancara, dan observasi
3.    (+)Sering ditemukan sesuatu yang belum pernah ditemukan, sehingga sekaligus bersifat eksploratoris
4.    (+)Biayanya relatif murah

v  Kekurangan Metode Survey
1.      (-)Mutu informasi sangat bergantung pada kemampuan dan kemauan responden untuk bekerjasama, khususnya jika topik yang sedang diteliti terlalu sensitif
2.      (-)Terlalu sering para responden merasa diharuskan mengajukan opini padahal mereka tidak memilikinya, sehingga keabsahan jawaban menjadi sulit
3.      (-)Para responden juga bisa menerjemahkan pertanyaan atau konsep secara berbeda dari yang dimaksud oleh peneliti












BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
1.    Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental yang secara  langsung karena sifatnya yang abstrak.
2.      Dalam psikologi terdapat 5 metode yang digunakan, salah satunya yaitu metode survey.
3.      Metode survey adalah suatu metode dengan cara mengumpulkan data baik berupa informasi, pendapat atau karakteristik dari sekelompok responden yang representative terhadap penelitian tersebut.
4.    Tujuan dari metode survey antara lain menghasilkan deskripsi beberapa aspek dari populasi dan memerlukan informasi dari subjek yang di pelajari, mencari informasi faktual secara mendetail yang sedang menggejala, mengidentifikasi masalah-masalah, dan mengetahui hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang yang menjadi sasaran dan penelitian dalam meme­cah­kan masalah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar